Kesepian dan Hasrat

24 Feb

Sudah menjadi bagian kehidupan malam, karena tuntutan hidup, tuntutan jaman, tuntutan keinginan  telah menjadi alasan yang bisa di benarkan.

Maya tinggal di ibukota Jakarta, merantau dari daerah pinggiran Jawa Barat, mencoba mengadu nasib untuk memujudkan cita-cita meningkatkan tarap hidup ekonominya. Dia tau dia tidak memiliki keahlian selain tubuh nya. Hari- hari pub telah menjadi urat kehidupannya.

Dengan tujuan mencoba ingin tau dan mencari informasi yang kan menjadi bahan penelitian saya, saya mencoba datang ke suatu pub, dan disanalah saya awal dari perkenalan dengan Maya.

Saat itu ,   bunda(mucikari) coba tawarin saya perempuan, “saya bilang, boleh kah saya pilih sendiri”, kemudian bunda ajak saya keliling ruangan untuk dikenalkan pada wanita-wanita. Tentu saja, kebetulan saya ini punya selera tinggi dengan cewe cantik dan body aduhai, maka saya jatuhkan pilihan saat itu pada Maya, kulit putih tinggi, 160, dada sedang, idung mancung, saya pikir Maya ini punya angka 8, karena untuk pemain sinetron  boleh juga.

Malam itu saya pesan minuman dan bincang-bincang dengan Maya, cerita mengenai latar belakang kehidupan, status sekarang dll. Ternyata Maya ini pernah menikah, tapi belum pernah punya anak, ini kelihatan juga pada saat telanjang, buah dadanya masih menonjol ke depan hanya puting nya saja sudah besar dan hitam, ini mungkin sering di hisap oleh banyak orang, tapi ukuran nya memang nampak seperti seorang perawan.

Di kamar, saya biarkan dia menaggalkan pakaian nya satu-satu, sementara saya memperhatikan dia atas kasur, setelah itu Maya minta saya buka baju dan mau dimandikan sama dia, saya menurut saja, saya tanggalkan baju ku satu persatu, kini kami berdua sudah sama -sama bugil, kemudian Maya tiba-tiba mencengkram kontol saya, sambil menarik nya ke kamar mandi, betul betul kaget saya, seperti menarik sapi saja.

Pelan-pelan tubuh ku diusap-usap dengan air dan sabun terutama dibagian kontol, selangkangan, belahan pantat, setelah itu dia semprot kontol ku dengan air,dan dia kulum dan Maya isap-isap kontol ku, dia jongkok sementara saya berdiri, serasa geli-geli ngilu, nikmat. setelah itu Maya suruh aku keringkan tubuh ku dengan handuk dan  dia suruh aku berbaring di kasur, sementara Maya masih di kamar mandi bersihkan memek nya, dan tubuh yang lainnya.

Aku terbaring di kasur, sementara Maya duduk disebelahku sambil meng elus elus kontolku, sambil bercerita dan tertawa tawa, kemudian Maya mulai mencium dan menjilat puting susu ku…kiri kanan dan terus menjilat ke bawah, keselangkangan sampai ke daerah sekitar lutut ku, saya sedikit terkejang kejang ketiaka di jilat perut dekat kontol dan disasar ke arah biji-biji ku, membuat mendesir desir ..nikmat memang.

Maya seperti nya suka sekali mengulum dan mengisap kontolku, lama sekali dia mempermainkan kontolku, hingga nampak agak merah.Saat itu aku minta Maya nungging..karena itu adalah bagian yang paling Saya suka..dan umum nya para wanita sangat suka sekali gaya dog ini.Saya belah belah memek Maya dengan kontol ku sementara dia nungging, Maya sedikit merintih-rintih.. entah sakit atau nikmat aku tak tau…saya mulai denga pelan-pelan masukan kontolku dan mulai Maya merintih lagi..saya mulai turun naikan kontol ku sambil dua belahan pantat Maya saya buka dengan kedua tangan ku mirip membuka buah duren.Uch…terasa semakin membesar saja kontolku…ketika aku gosok gosokan ke lubang memek Maya…dimulai denga pelan-pelan semakin lama semakin cepat gerakan saya hingga Maya dari nungging terkulai ke bawah…kemudian saya lanjutkan dengan gaya melekat sendok. Maya terbaring di kasur, sementara saya naiki pantat maya dan Saya singkapkan belahan pantat nyadenga kedua tangan ku, dan saya masukan kontol ku, mulai lagi aku naik turun bergantian, kali ini saya gak cepat…hingga terasa banjir di lubang memk maya…mungkin ada 25 menit aku minta Maya buat cebok dulu dan keringkan lubang memek nya…sementara aku ganti kondomku.

Kali ini aku diatas dengan tubuh maya menghadap ke arah muka ku, saya gunakan gaya belah duren, saya menolak ketika Maya menawarkan tangan nya untuk menuntun kontolku masuk ke memek nya,saya lebih suka membelah duren karena akan memberikan sensasi nikmat sama Maya nya.Ketika kontolku mulai penetrasi erangan Maya kembali mucul, aku pelan pelan naik turun sambil aku pandangi wajah Maya,aku tatap bola matanya..dia Maya pun membalas tatapanku, semakin cepat gerakan ku Maya menciumi wajahku bertubi tubi, rintihan nya sembilu sekali..hingga nerangsangku hampir orgasme, sementara memek Maya sudah muai banjir kembali,kondomku terlepas, tapi maya malah menuntun kontolku masuk kembali ke lubang, sudah lah tidak apa-apa dia bialng, terasa sekali hangat nya ketika kulit memek Maya bersentuhan dengan kulit kontol ku, hinnga aku agak seikit mengejang seperti kegirangan, gembira, senang mirip anak kecil…aku kocok semakin cepat dan cepat hingga aku kejang-kejang kaku rasa, nikmat sampai ke atas kepala, melenguh menekan nekan kontolku ke lubang mememk Maya..sambil aku hisap hisap bah dada nya dan kuciumi seluruh wajah sampai ke buah dada. Nikmat sekali,,saya terkulai…lemasaku nyalakan sebatang roko semntara Maya masih terbaring sambil mengusap usap kontolku.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: